Transportasi

Ketum DPP ALFI: Selamat Hari Bea dan Cukai

INTRA – DPP ALFI mengucapkan Selamat atas peringatan hari jadi Bea dan Cukai yang ke 73 tahun, dalam kesempatan menanggapi pernyataan Dirjen Bea Cukai terkait modus hand carry rugikan negara denga praktek splitting.

DPP ALFI memberikan apresiasi sekaligus dukungan kepada Direktur Jenderal Bea Cukai  untuk menyikapi perbaikan Tata kelola kebijakan Hand Carry terutama menghilangkan modus splitting tersebut. 

“Praktek splitting, under invoice dan penyalahgunaan lainnya dalam modus hand carry banyak terjadi sejalan berkembangnya transaksi online (e-commerce) dan  jika tidak segera dilakukan perbaikan dan kebijakan yang tepat maka kondisi ini akan semakin memperbesar kerugian negara serta juga menurunkan daya saing produk Nasional,” ujar Ketum DPP ALFI Yukki Nugrahawan, kepada INTRA, Rabu (2/10/2019).

Soroti Hand Carry

DPP ALFI menyoroti modus hand carry untuk barang produk jadi yang langsung dikonsumsi pasar akan lebih berdampak besar kerugiannya bagi negara yaitu selain kehilangan pemasukan dari Bea masuk dan pajak dalam rangka impor serta melemahkan bahkan mematikan produk / produsen  dalam negeri. Juga menjadikan satu di antara beberapa faktor yang menyebabkan defisit neraca perdagangan

Menurut Waketum DPP ALFI bidang Supply Chain, e-commerce dan multimodal, Trismawan Sanjaya menegaskan bahwa perlu dikaji kembali untuk penerapan dan pengawasan kebijakan  nilai deminimus. 

“Sebaiknya hanya berlaku untuk barang  hand carry saja, sehingga fokus pengawasan Bea Cukai pada barang yang menjadi bawaan penumpang saja dan ini akan memperkecil resiko kerugian negara,” terang Trismawan.

Enjang Sofyan
Editor Majalah INTRA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *