Pariwisata

H-16, Begini Persiapan ‘Event Sport Tourism BGISKM 2019’

INTRA – Perhelatan akbar olahraga air bertajuk ‘Belitung Geopark Internasional Stand up paddleboard and Kayak Marathon 2019’ (BGISKM), tinggal menghitung hari. 

Pimpinan Kaniki Heriyanto sebagai Event Organizer dari acara tersebut gencar melakukan persiapan. Hal itu dilakukan guna menyukseskan event sport tourism tersebut.

“Kami bersama seluruh tim bekerja semaksimal mungkin untuk menyukseskan acara ini. Walaupun masih ada beberapa hal yang harus dituntaskan, namun kami optimstis acara ini lancar tanpa kendala yang berarti. Tentunya kami juga berharap acara ini bisa berjalan lancar sesuai dengan rencana,” ujar Heriyanto, saat konferensi pers, di The Bellezza Suites, Tower Albergo, Jakarta Selatan, Rabu (17/7/2019).

Pimpinan Kaniki Heriyanto selaku EO dari event BGISKM

Salah satu persiapan Heriyanto dalam acara tersebut adalah dengan membuat rangkaian agenda Happening Act dalam rangka mensosialisasikan kegiatan International Stand Up Paddleboard (SUP) dan Kayak Marathon 2019. 

Menjalankan kegiatan-kegiatan pre events, yaitu mengadakan kegiatan promosi dalam rangka mengenalkan kegiatan Stand Up Paddle dan Kayak di lokasi-lokasi wisata seluruh Indonesia. Salah satu pre events yang baru diselenggarakan adalah Night Paddling sebagai kick off dari perhelatan akbar olahraga air SUP dan Kayak, di Ancol, Minggu (18/5/2019) lalu.

“Kita ingin menunjukan kepada masyarakat Indonesia terkait keindahan bahari kita. banyak hal yang bisa dieksplor keluar. Maka dari itu salah satunya saya mendorong dari olahraga paddle dan kayak ini,” ujar Heriyanto. 

Ia juga berharap, bahwa olahraga ini dikedepannya bisa menjadi lebih maju dan banyak diminati masyarakat Indonesia. Karena kawasan maritim Indonesia sangat luas.

Penggiat Komunitas Sea Kayak Rico Arnaldo

Di tempat yang sama, Penggiat Komunitas Sea Kayak Rico Arnaldo mengatakan, belakangan ini olahraga Kayak dan SUP mulai meningkat peminatnya.

“Kalau kita lihat perkembangannya peminat kayak dan stand up paddelboard ini meningkat. Hal tersebut ditandai dengan bertambahnya peserta di acara Belitung Geopark mendatang. Dan pesertanya juga hampir dari seluruh daerah Indonesia, dan beberapa negara luar seperti Malaysia, Singapur, Australia, bahkan dari Amerika pun ada” ujar Rico.

Humas BPJSTK Evan Kurniawan

BPJS Ketenagakerjaan (BPJSTK) sebagai pendukung utama dalam acara ini, juga berharap event sport tourism tersebut dapat berjalan sukses. 

“Kami sangat mendukung acara ini. Kami melihat event ini bagus dan olahraga ini pun bagus untuk dikembangkan di Indonesia karena sesuai dengan geografis kita yang didominasi oleh laut. Selain itu, olahraga ini juga cukup mudah dilakukan,” kata Humas BPJSTK Evan Kurniawan.

Salah satu alasan BPJSTK mendukung acara ini adalah untuk menyukseskan salah satu program pemerintah terkait peningkatan pembangunan dan perekonomian mandiri nasional.

Evan menilai, salah satu langkah dalam mewujudkan perekonomian nasional juga dapat melalui mendorong pariwisata nasional, salah satunya melalui acara sport tourism tersebut.

Konferensi pers pre event BGISKM di The Bellezza Suites, Tower Albergo, Jakarta Selatan, Rabu (17/7/2019).

“Tentunya dengan adanya acara ini perekonomian nasional pun akan bergerak, khususnya di daerah Belitung. Bukan hanya wisatawan lokal yang akan datang ke tempat tersebut, juga wisatawan asing yang nantinya diharapkan dapat mendongkrak perekonomian daerah tersebut,” papar Evan.

Lebih jauh, Evan juga berharap olahraga SUP dan Kayak ini bisa berkembang kedepannya. “Karena Indonesia memiliki banyak tempat indah yang bisa dikembangkan untuk destinasi-destinasi baru,” tutur nya.

Seputar BGISKM

Geopark Belitung adalah suatu Kawasan bersejarah karena di situ ada warisan geologi yang unik. Bukan karena keindahan pantainya saja Belitung dinobatkan sebagai Geopark Nasional, melainkan karena banyak peninggalan sejarah di pulau tersebut.

Potensi serta keindahan alam yang berada di Belitung ditangkap oleh Pemerintah daerah setempat, Instansi Pemerintah Pusat, dan juga pihak-pihak swasta yang ingin turut berkontribusi memajukan bidang pariwisata pulau tersebut.

Salah satu langkah nyatanya yakni dengan mengadakan event-event olahraga air. Event ini akan segara terwujud dengan nama ‘Belitung Geopark Internasional Stand up paddleboard and Kayak Marathon 2019 (BGISKM)’.

BGISKM merupakan perhelatan akbar berskala internasional. Salah satu tujuan diselenggarakannya event ini adalah untuk menarik minat wisatawan mancanegara dan juga untuk mengeksplorasi pariwisata Geopark Belitung.

Kami pemerintah daerah Belitung sepenuhnya mendukung agar acara ini berlangsung sukses dan lancar. Acara ini juga nantinya akan mempopulerkan Geopark Belitung. Kami totalitas dalam menyelenggarakan acara ini. Kami juga sudah persiapkan segala bentuk akomodasi dari jauh-jauh hari, seperti transportasi, penginapan, hotel dan lain-lain. Jadi kami sudah siap menghadapi acara yang luar biasa ini,” Ujar Bupati Belitung, Sahani Saleh, dalam Bincang Santai dan Night Paddling, di Ancol, Jakarta, Minggu (18/5/2019) lalu.

Event internasional ini akan diselenggarakan di Belitung pada 2-4 Agustus 2019 mendatang, karena daerah ini memiliki keindahan permukaan laut yang unik dengan bebatuan granitnya, yang memberikan nilai tambah tersendiri bagi wisatawan yang ingin menjelajah permukaan laut dan garis pantainya.

Peserta Kick Off BGISKM Night Paddling, di Ancol, Jakarta, Minggu (18/5/2019). lalu.

Sebagai Informasi, Stand Up Paddle atau SUP dan Kayak adalah olahraga dayung laut yang relatif mudah dipelajari dan tak membutuhkan keterampilan khusus. Umumnya pemula sudah dapat menikmatinya dari hari pertama dikenalkan dengan olahraga ini. Olahraga dayung laut menggunakan standup paddle dan kayak selain meningkatkan kebugaran bagi pelakunya, juga ramah lingkungan serta mendorong perilaku cinta laut dengan menjaga kebersihan dan kelestariannya.

Berawal dari inisiasi Sea Kayak Indonesia pada tahun 2018 yang telah berhasil menyelenggarakan Belitong Geopark International Kayak Marathon 2018 dengan menghadirkan 82 orang pedayung dari 7 negara untuk berlaga dalam Kayak Marathon sepanjang 21 KM, dan juga menghadirkan eksebisi Stand Up Paddle.

Kegiatan dayung dilaut menggunakan Kayak & SUP merupakan salah satu cara yang efektif menikmati pemandangan permukaan laut serta garis pantai. 2019 ini kegiatan yang sama akan digelar kembali di Kawasan Geopark Nasional Belitong-Tanjung Kelayang, Belitung-Indonesia.

Adapun kategori lombanya yaitu; Stand Up Paddle Marathon, Stand Up Paddle Race, Kayak Marathon dan juga Traditional Canoe Race.

Dengan target partisipan menjadi lebih banyak yaitu 100 peserta kategori kayak; 150 peserta kategori Stand Up Paddle; 80 peserta kategori Traditional Canoe, event ini diharapkan akan menjaring wakil-wakil peserta dari lebih 30 negara.

Event ini juga akan dilengkapi dengan beberapa kegiatan menarik lainnya seperti; Sunset SUP Yoga yang akan memecahkan Rekor di Indonesia atau bahkan Asia, Beach Clean Up, Water Sports Exhibition, Beach Music & Camp, Cultural Events & Family Games dan Indonesia Street Food.

Penulis : Enjang Sofyan
Foto : Godel/INTRA

Enjang Sofyan
Editor Majalah INTRA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *