Transportasi

Catat, Aturan Baru Ojol Mulai Berlaku Hari Ini

INTRA – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI mulai memberlakukan peraturan baru ojek online (ojol) per 1 Mei 2019. Peraturan baru ojol tersebut akan berlaku di lima kota sesuai dengan rencana awal Kemenhub RI.

“Kami akan mulai berlakukan di lima kota, yaitu Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, dan Makassar,” kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di kantor Kemenhub RI, Jakarta, Selasa (30/4/2019).

Aturan baru ojol ini tertuang dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 12 Tahun 2019 tentang Perlindungan Keselamatan Pengguna Sepeda Motor yang Digunakan untuk Kepentingan Masyarakat.

Selain itu, Menhub juga menerbitkan Keputusan Menteri Perhubungan (Kepmenhub) Nomor KP 348 tentang Pedoman Perhitungan Biaya Jasa Penggunaan Sepeda Motor Yang Digunakan Untuk Kepentingan Masyarakat Yang Dilakukan Dengan Aplikasi.

Menhub Budi mengatakan, pihaknya akan memantau perkembangan dari implementasi aturan ini di lima kota tersebut. Kendati demikian, ia belum menentukan kapan aturan itu akan diberlakukan di kota lainnya.

“Kalau dinamikanya terjadi baik tidak ada reaksi-reaksi, kami langsung berlakukan. Tetapi kalau ada dilema lain, bahkan belum terbayangkan oleh kami,” ujar nya.

Di waktu yang sama, Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub RI Budi Setiyadi mengimbau agar seluruh pihak terkait tunduk pada aturan baru tersebut. Sebab, aturan itu disusun dengan melibatkan berbagai unsur baik pemerintah, perusahaan penyedia jasa aplikasi, akademisi hingga pengemudi. Dengan demikian, maka regulasi ini telah berupaya untuk mengakomodasi kepentingan berbagai pihak.

Terkait tarif, Kemenhub menetapkan batas atas dan batas bawah tarif ojol berdasarkan tiga zona. yaitu zona 1 untuk wilayah Sumatera, Jawa (tanpa Jabodetabek), dan Bali. Untuk zona 2 adalah Jabodetabek. Sementara untuk zona 3 adalah Kalimantan, Sulawesi, NTT, Maluku, dan lainnya.

Adapun besaran tarif nett untuk Zona I batas bawah Rp1.850 dan batas atas Rp2.300, dengan biaya jasa minimal Rp7.000-Rp10.000. Sementara Zona II batas bawah Rp2.000 dengan batas atas Rp2.500, dan biaya jasa minimal Rp8.000-Rp10.000. Untuk Zona III batas bawah Rp2.100 dan batas atas Rp2.600 dengan biaya jasa minimal Rp7.000- Rp10.000.

Penetapan Biaya Jasa batas bawah, batas atas, maupun biaya jasa minimal ini merupakan biaya jasa yang telah mendapatkan potongan biaya tidak langsung berupa biaya sewa penggunaan aplikasi.

Biaya tidak langsung adalah biaya jasa yang ada di dalam pihak aplikator sebanyak maksimal 20%. Kemudian yang 80% adalah menjadi hak pengemudi. Selain biaya langsung dan tidak langsung, ada pula biaya jasa minimal (flag fall) yaitu biaya jasa yang dibayarkan oleh penumpang untuk jarak tempuh paling jauh 4 kilometer.

Penulis : Enjang Sofyan
Foto : Istimewa

Enjang Sofyan
Editor Majalah INTRA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *