Pariwisata

Kaniki Action Partner Gelar International SUP dan Kayak Marathon 2019

INTRA – Event Organizer (EO) Kaniki Action Partner (KAP) akan menggelar lomba Internasional Stand Up Paddle (SUP) dan Kayak Marathon pada tanggal 2-4 Agustus 2019 mendatang.

Pimpinan Kaniki Heriyanto yang juga Founder SUP, membuat rangkaian agenda Happening Act dalam rangka mensosialisasikan kegiatan International SUP dan Kayak Marathon 2019. Menjalankan kegiatan-kegiatan pre events, yaitu mengadakan kegiatan promosi dalam rangka mengenalkan kegiatan Stand Up Paddle dan Kayak di lokasi-lokasi wisata seluruh Indonesia. Dan juga mengangkat pariwisata bahari setempat dan menjaring peminat yang berpotensi menjadi peserta event tersebut.

Sedangkan Project Director International SUP dan Kayak Marathon 2019, Ade Satari mengatakan, bahwa ia akan berusaha dengan maksimal untuk mensukseskan perhelatan olahraga air tersebut.

“Kami juga akan mengajak anggota komunitas SUP dan Kayak sebanyak-banyaknya untuk turut berpartisipasi dalam kegiatan pre events mengunjungi lokasi-lokasi wisata bahari seluruh Indonesia. Selain ikut membantu menghangatkan wisata bahari setempat, juga baik untuk ajang promosi untuk menarik potensi calon peserta dari daerah tersebut, setelah mereka melihat dan mencoba betapa mudahnya mempelajari olahraga ini” ujar Ade kepada INTRA, di Jakarta, Senin (15/4/2019).

Sebagai Informasi, Stand Up Paddle atau SUP dan Kayak adalah olahraga dayung laut yang relatif mudah dipelajari dan tak membutuhkan keterampilan khusus. Umumnya pemula sudah dapat menikmatinya dari hari pertama dikenalkan dengan olahraga ini.

Olahraga dayung laut menggunakan standup paddle dan kayak selain meningkatkan kebugaran bagi pelakunya, juga ramah lingkungan serta mendorong perilaku cinta laut dengan menjaga kebersihan dan kelestariannya.

Berawal dari inisiasi Sea Kayak Indonesia pada tahun 2018 yang telah berhasil menyelenggarakan Belitong Geopark International Kayak Marathon 2018 dengan menghadirkan 82 orang pedayung dari 7 negara untuk berlaga dalam Kayak Marathon sepanjang 21 KM, dan juga menghadirkan eksebisi Stand Up Paddle.

Kegiatan dayung dilaut menggunakan Kayak & SUP merupakan salah satu cara yang efektif menikmati pemandangan permukaan laut serta garis pantai, dimana Indonesia memiliki keunggulan dengan garis pantai terpanjang nomor dua di dunia setelah Kanada.

Belitong sendiri memiliki keindahan permukaan laut yangunik dengan bebatuan granitnya, memberikan nilai tambah tersendiri bagi wisatawan yang ingin menjelajah permukaan laut dan garis pantainya.

Pada tahun 2019 kegiatan yang sama akan digelar kembali di Kawasan Geopark Nasional Belitong-Tanjung Kelayang, Belitung-Indonesia. Nama event ini kemudian bertransformasi menjadi “Belitong Geopark International Stand Up Paddle and Kayak Marathon 2019” dimana Sea Kayak Indonesia berkolaborasi dengan Stand Up Paddle Indonesia untuk memperlombakan berbagai kategori.

Adapun kategori lombanya yaitu; Stand Up Paddle Marathon, Stand Up Paddle Race, Kayak Marathon dan juga Traditional Canoe Race.

Dengan target partisipan menjadi lebih banyak yaitu 100 peserta kategori kayak; 150 peserta kategori Stand Up Paddle; 80 peserta kategori Traditional Canoe, event ini diharapkan akan menjaring wakil-wakil peserta dari lebih 30 negara.

Event ini juga akan dilengkapi dengan beberapa kegiatan menarik lainnya seperti; Sunset SUP Yoga yang akan memecahkan Rekor di Indonesia atau bahkan Asia, Beach Clean Up, Water Sports Exhibition, Beach Music & Camp, Cultural Events & Family Games dan Indonesia Street Food.

Event ini didukung oleh Kementerian Pariwisata RI, Dinas Pemuda dan Olahraga Kab. Belitung, Geopark Nasional Belitong, Let’s Go Belitong dan di sponsori oleh BPJS Ketenagakerjaan.

Event ini juga akan menyajikan Sport Tourism Event yang berbeda dan diharapkan akan memberikan kontribusi ekonomi yang positif terhadap kawasan Belitong. Acara ini akan menjadi bagian kegiatan rutin tahunan yang akan digelar di Belitong untuk mendorong wisata baharinya.

Hal ini juga untuk membuktikan kepada dunia bahwa Belitong layak ditingkatkan statusnya menjadi Unesco Global Geopark (UGG). Saat ini Belitong sedang berada pada tahapan penilaian kelayakan menjadi UGG oleh asesor UNESCO.

Penulis : Masade
Foto : Kaniki Action Partner

Enjang Sofyan
Editor Majalah INTRA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *