Transportasi

Balitbang Perhubungan Prediksi Pergerakan Pemudik Angleb 2019

INTRA – Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Perhubungan melalui Pusat Penelitian dan Pengembangan Transportasi Jalan dan Perkeretaapian melakukan survei potensi pemudik angkutan lebaran (Angleb) tahun 2019 di wilayah Jabodetabek.

Berdasarkan survei yang telah dilakukan, Kepala Balitbang Perhubungan Sugihardjo mengatakan, bahwa puncak arus mudik tahun 2019 akan terjadi pada 31 mei 2019 mendatang.

“Pada arus mudik lebaran tahun 2019, puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada tanggal 31 Mei 2019 (H-5) dengan perkiraan waktu keberangkatan terjadi pada pukul 06.00 – 08.00 WIB,” kata Sugihardjo dalam konferensi pers survei terbaru prediksi pergerakan pemudik angkutan Lebaran 2019, di Jakarta, Selasa (9/4/2019) sore.

Namun, Sugihardjo melanjutkan, perlu diperhatikan bahwa pada tanggal 30 Mei 2019 merupakan hari libur. Apabila tanggal 31 Mei ditetapkan sebagai cuti bersama, maka ada kemungkinan pergeseran puncak arus mudik yang akan jatuh pada tanggal 29 atau 30 Mei 2019 mendatang.

Lebih jauh, Balitbang Perhubungan juga memprediksi, 40 persen pemudik yang melintasi jalur darat Pulau Jawa akan memanfaatkan Tol Trans-Jawa saat masa mudik Lebaran.

“Sekitar 399.962 kendaraan lewat Trans-Jawa. Sedangkan sisanya menggunakan jalur lainnya,” kata Sugihardjo.

Menurut hasil survei Balitbang, 27 persen pemudik diperkirakan bakal melewati jalur pantai utara atau pantura. Sedangkan 33 persen sisanya akan melintasi jalur-jalur alternatif, seperti jalur dalam kota.

Rata-rata pemudik memilih menggunakan Trans-Jawa lantaran waktu tempuhnya lebih pendek. Waktu tempuh diprediksi hanya 10 jam, tergantung volume kendaraan pada waktu tertentu.

Balitbang juga merilis tujuan daerah pemudik dari Jabodetabek. Tujuan terbanyak adalah menuju Jawa Tengah sebesar 37,68 persen atau 5.615.408 orang, Jawa Barat 24,89 persen atau 3.709.049 orang, dan Jawa Timur 11,14 persen atau 1.660.625 orang.

Adapun tujuan Jawa Tengah terbanyak ialah menuju Surakarta sebanyak 4,31 persen atau 642.789 orang, Semarang 3,78 persen atau 563.881 orang, dan Tegal 2,38 persen atau 354.110 orang.

Sebagai informasi, Survei Balitbang Perhubungan ini menggunakan metode wawancara langsung dari rumah ke rumah kepada masyarakat (home interview) dan sebagai pelengkap juga dilakukan online survey.

Penulis : Enjang Sofyan
Foto : Enjang/INTRA

Enjang Sofyan
Editor Majalah INTRA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *